Kedua, bahan ajar non cetak yaitu audio contohnya kaset dan radio, audio visual contohnya film dan video, mu ltimedia interaktif online seperti web dan blog, multimedia interaktif o ffline seperti
7) Bahan Ajar Non Cetak. Bahan ajar noncetak meliputi bahan ajar dengar (audio) seperti kaset, radio, dan compact disc audio. Bahan ajar pandang dengar (audio visual) seperti video compact disc dan film.
Pengembangan Bahan Ajar Non-Cetak menjadi hal yang sangat penting berkaitan dengan upaya membantu peserta didik meraih kompetensinya dengan lebih cepat. Bahan Ajar Cetak yang digunakan dalam pembelajaran sejauh ini dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh upaya penyampaian materi pembelajaran.
Bahan cetak yang tebal mungkin dapat membosankan dan mematikan minat pembelajar untuk membacanya. 2). Apabila jilid dan kertasnya jelek, bahan cetak akan mudah rusak dan sobek. 3). Mencetak gambara tau foto berwarna biasanya memerlukan biaya yang mahal. 4). Sukar menampilkan gerak dihalaman media cetak.cetak 5).
Bahan ajar cetak dapat berupa, handout, buku, modul, brosur, dan lembar kerja siswa. Sedangkan bahan ajar noncetak meliputi, bahan ajar audio seperti, kaset, radio, piringan hitam, dan compact disc audio. Bahan ajar audio visual seperti, CAI (Computer Assisted Instruction), dan bahan ajar berbasis web (web based learning materials) (Ika Lestari
3aObB.
bahan ajar non cetak